Semut-Semut the Natural School

May 24, 2019

PERBANDINGAN PARADIGMA, DARI PENGAJARAN MENJADI PEMBELAJARAN

Ini dia perbedaan paradigma antara pendidikan modern dan pendidikan era masa lalu/konvensional.

Pada pendidikan konvensional, pengajaran bersifat teacher center, berpusat pada guru. Siswa mendengarkan dan sebagai penerima informasi, dalam ruang kelas, dan suasana yang cenderung kaku membosankan.

Pada pendidikan modern, proses pembelajaran lebih bersifat student oriented, berorientasi pada kebutuhan siswa, gaya dan modalitas belajar siswa, serta menekankan pada suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan.

Pendekatan pendidikan natural di Sekolah Semut-Semut dilakukan secara aktif dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Dan, proses pengajaran berlangsung dalam suasana yang memerdekakan proses berfikir anak dan guru, sehingga terjadi proses pembelajaran yang lebih efektif.

 

PERBEDAAN PARADIGMA PENDIDIKAN KONVENSIONAL DAN PENDIDIKAN MODERN 

PENGAJARAN  PEMBELAJARAN
Berpusat pada guru Guru sebagai fasilitator individual dan grouping system
Guru dominan Guru sebagai fasilitator
Suasana ‘tertib’, tenang, kaku dan membosankan Suasana ‘hidup’ menyenangkan dan interaktif
Siswa terlibat kompetisi dan mengalahkan teman Siswa didorong bekerjasama mencapai tujuan. Tolong menolong memecahkan masalah, menganalisis dan mengevaluasi kegiatan intelektual memproduksi pengetahuan.
Siswa sebagai banking system (tempat guru mencurahkan pengetahuan). Prestasinya adalah hafalan/repreduksi pengetahuan Siswa adalah pelaku proses pengalaman, mengambil keputusan, memecahkan masalah, menganalisis dan mengevaluasi
Evaluasi guru bersifat menyeleksi dan merangking kuantitas hafalan Evaluasi siswa bersifat refleksi dan berperan memperbaiki proses untuk meningkatkan prestasi, mewujudkan potensi menjadi kompetensi
Sumber belajar adalah buku teks dan guru Sumber belajar adalah pengalaman eksplorasi mandiri dan pengalaman keberhasilan memecahkan masalah
Ruang kelas hanya sebagai tempat belajar Ruang kelas seluas jagad raya
Pameran karya siswa, sarana mempresentasikan pengalaman belajar