Semut-Semut the Natural School

August 2, 2022

Mengajak Orangtua Memahami Program Akademik dan Cara Belajar di Sekolah Semut-Semut

Orangtua mengenal sekolah, sama pentingnya dengan sekolah mengenal orangtua.

Walau telah menjalani wawancara penerimaan siswa, mengetahui sekilas sekolah dari web Semut-Semut, dari info, review bahkan gosip di medsos, tentu pemahaman orangtua tak serupa dengan keseharian di sekolah.

Setelah dua minggu ananda siswa kelas 1 masuk belajar, kini giliran orangtua baru yang ‘masuk kelas’ untuk mendengar penjelasan program akademik di Semut-Semut thn ajaran 2022/23.

SD Semut-Semut
siapa yang ananda-nya di kelas 1 merupakan putra pertama? tentu parenting ini pengalaman baru dan penting guna mengetahui kiat mendidik ananda di usia sekolah dasar

Harapannya, baik sekolah dan Ayahbunda, dapat saling mengisi, bekerjasama, satu visi dan gerak langkah dalam membersamai ananda menjalani pendidikan selama 6 tahun ke depan.

Selain siswa belajar, diharapkan juga orangtua dapat belajar bersama sekolah, untuk menselaraskan proses pembelajaran di sekolah dan rumah.

Kegiatan Parent Conference ini pada Sabtu 30 Juli 2022, bertepatan hari besar 1 Muharram 1444 H, alhamdulillah  berlangsung dengan baik.

SD Semut-Semut
kegiatan pembuka pembelajaran, seperti permainan/games, selalu diberikan kepada siswa                 
SD Semut-Semut
kegiatan pembuka awal belajar berupa kegiatan yang menyenangkan, mengkondisikan anak untuk siap dan fokus                                                                                           
SD Semut-Semut
Kepsek SD Semut-Semut, Saiyadi MPd, menjelaskan visi dan program akademik Semut-Semut

Acara disusun padat dan menarik, dibuka dengan games bermain bersama di kebun tengah, perkenalan para guru (guru kelas, bidang studi, koordinator level, tim MPGM, tim manajemen sekolah, dan dilanjutkan dengan pemaparan akademik, lalu ditutup dengan simulasi belajar.

Juga diperkenalkan unit LSD, tim guru pembimbing (GPK}, serta model pembelajaran inklusi, di mana ananda yang berkebutuhan khusus akan belajar bersama siswa reguler dalam kelas, dengan panduan program pembelajaran individual (IEP – individual education program} yang berbeda tiap anak berkebutuhan khusus/inklusif.

Para orangtua siswa baru diajak belajar seperti halnya keseharian ananda saat belajar. Simulasi dilakukan dalam 4 mapel, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Agama Islam, dan Musik.

SD Semut-Semut
orangtua siswa baru, mengikuti simulasi pembelajaran matematika di kelas 1                    
SD Semut-Semut
Pak Taufik alHidayah, menjelaskan pelajaran Agama Islam bagi ‘siswa’ orangtua baru 
SD Semut-Semut
penanaman ahlak yang baik, sebagai tujuan penting pendidikan agama Islam                                                                   

 

SD Semut-Semut
Musik, salah satu pelajaran favorit siswa di Semut-Semut, antara lain belajar memainkan alat musik tradisi, seperti angklung, arumba, jimbe                                              

RESPON dan KERJASAMA ORANGTUA

Alhamdulillah dan terima kasih atas undangannya, sehingga orangtua mengetahui metode belajar anak-anak di sekolah.  Karena selama 1 pekan ini ada aktivitas anak yang tidak biasa dikerjakan tetapi saya sebagai orangtua tidak mengerti maksud tujuannya,“  begitu tulis orangtua siswa Daffa Alp, siswa kelas 1 Honai.

“Sangat informatif dan seru. Orangtua tidak hanya mendengarkan pemaparan, tapi ikut langsung merasakan kegiatan sekolah,“ kesan dari ayahanda Aidan.

“Untuk berikutnya, boleh dibuatin acara Parent’s Meeting per kelas ya, supaya lebih solid juga  Terima kasih, acara hari ini fun dan keren banget.  Oh ya, kalau ada Parent Guide juga ya,“ begitu kesan orangtua Bhumi, kelas 1 Honai, dalam feedback nya.

—–

SD Semut-Semut
mengajar dengan by hand, by head, by health, dan by heart, sepenuh hati dan kasih sayang

Apresiasi positif dari para orangtua, baik yang terkatakan maupun tidak, menjadi penyemangat bagi sekolah inklusi SD Semut-Semut, yang di usia ke 23 tahun ini, berupaya tetap up-to-date terhadap perkembangan kurikulum nasional, dinamika pendidikan global, maupun harapan para orangtua terhadap mutu pendidikan.

Tentu tidak mudah bagi sekolah Semut-Semut, tambahan lagi sebagai sekolah inklusi yang mengedepankan “education for all”,  untuk senantiasa open-mind dan berkembang.

SD Semut-Semut
orangtua yang aktif , menjadi partner sekolah dalam mengoptimalkan tumbuh-kembang ananda

Tugas sekolah mengembangkan siswa agar tumbuh fisik dan kecerdasan, sesuai dengan fitrah, seraya mencari potensi minat dan bakatnya, melalui program pembelajaran yang berlangsung.

Berbagai pendekatan cara mengajar Natural yang menyenangkan dan bermakna, yang disesuaikan dengan tantangan global abad 21, berpijak pada keTuhanan-kemanusiaan dan nasionalisme-kebangsaan, agar kelak ananda mampu berinteraksi dalam pergaulan global antar bangsa.

TIPS MENDIDIK ANANDA DI RUMAH

Bunda Dra. Destianti, principal dan direktur SD Semut-Semut the Natural School, saat perkenalan, menyampaikan beberapa pesan bagi orangtua –

  • Membesarkan anak dengan damai. Jaga keharmonisan keluarga.
  • Tidak menjadi polisi bagi anak. Hindari untuk mengecek segala sesuatu, tetapi mengajak anak berbicara tentang hal-hal ke depan, dan mengapresiasi proses yang dilalui
  • Disciplin with love, dengan menciptakan aturan-aturan di rumah yang dapat dimengerti anak
  • Komunikasi yang tertata, diawali dengan membacakan buku-buku yang baik di rumah, sehingga anak termudahkan dalam mengungkapkan pikiran
  • Pembelajaran jangan tertekan dengan keadaan, semisal Ayahbunda memberangkatkan anak ke sekolah dengan kesiapan dan senyuman
SD Semut-Semut
Bunda Arfi Destianti, setia memandu pengembangan  model pendekatan Pendidikan Natural di Semut-Semut

Ayo Ayahbunda, kita bersama menemani ananda mengembangkan dirinya.

Selamat tergabung dalam keluarga besar Semut-Semut!

/IM